SITUBONDO — Enam desa binaan di Kabupaten Situbondo resmi memamerkan deretan produk inovasi unggulan dalam Seminar dan Diseminasi Hasil Pengabdian Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PBPMD) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi mahasiswa dan warga lokal dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi daerah.
Ajang yang dilengkapi dengan bazar produk unggulan ini menampilkan berbagai terobosan, mulai dari olahan pangan higienis dari Desa Semiring, pupuk organik dan batik lokal karya warga Kedungdowo, hingga komoditas kopi serta kerajinan tangan khas Desa Gunungmalang.
Tak kalah menarik, Desa Klatakan dan Kedunglo unjuk gigi lewat hasil olahan komoditas UMKM yang bernilai jual tinggi. Sementara itu, Desa Tanjung Glugur menghadirkan strategi baru dengan mengemas kuliner tradisional secara modern agar siap bersaing di pasar yang lebih luas.
Guna memperluas dampak pemberdayaan, panitia turut melibatkan ratusan pelajar dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah di Situbondo. Kehadiran para siswa dalam sesi seminar dan bazar ini diharapkan dapat menanamkan jiwa kewirausahaan serta mengenalkan potensi daerah sejak dini kepada generasi muda.